UTS TEORI BASIS DATA
NIM : 233100375
1. Apa kegunaan basis data pada dunia komputer?
Basis data, yang dalam Bahasa Inggris disebut database (database), punya banyak kegunaan penting di dunia komputer. Kegunaan utamanya adalah untuk menyimpan dan mengelola data secara efisien. Tanpa basis data, program komputer akan kesulitan menyimpan dan mengatur informasi yang dibutuhkannya untuk beroperasi.Kegunaan basis data di dunia komputer sangatlah penting. Basis data berfungsi sebagai :
- Penyimpanan data terorganisir: Basis data menyimpan kumpulan data yang besar dan kompleks dengan cara yang terstruktur dan teratur. Ini memudahkan pengguna untuk menemukan dan mengakses informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan efisien.
- Manajemen data: Basis data memungkinkan pengguna untuk menambah, edit, menghapus, dan mengelola data dengan mudah. Hal ini penting untuk memastikan keakuratan dan konsistensi data.
- Analisa data: Basis data dapat digunakan untuk menganalisa data dan menemukan pola atau tren. Banyak perusahaan menggunakan analisa data untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik.
- Sharing data: Beberapa jenis basis data memungkinkan pengguna untuk berbagi data dengan orang lain dengan cara yang aman dan terkendali.
- Menghindari duplikasi data: Dengan basis data, data yang sama tidak perlu disimpan di beberapa tempat yang berbeda, sehingga menghemat ruang penyimpanan dan menghindari terjadinya kesalahan akibat duplikasi data.
2. Apa yang dimaksud dengan DDL dan sebutkan contohnya?
DDL (Data Definition Language) adalah bagian dari bahasa SQL (Structured Query Language) yang digunakan untuk mendefinisikan struktur dan karakteristik dari objek-objek dalam basis data. DDL digunakan untuk membuat, mengubah, dan menghapus objek-objek seperti tabel, indeks, dan view dalam basis data.
Contoh perintah DDL antara lain:
· CREATE TABLE: Digunakan untuk membuat tabel baru dalam basis data.
CREATE TABLE nama_tabel (
kolom1 tipe_data1,
kolom2 tipe_data2,
...
);
ALTER TABLE: Digunakan untuk mengubah struktur tabel yang sudah ada.
ALTER TABLE nama_tabel
ADD kolom_baru tipe_data;
DROP TABLE: Digunakan untuk menghapus tabel dari basis data.
DROP TABLE nama_tabel;
TRUNCATE: Digunakan untuk menghapus semua data dari tabel, namun tabelnya sendiri tidak terhapus.
TRUNCATE TABLE nama_tabel;
RENAME: Digunakan untuk mengubah nama objek database.
RENAME TABLE nama_tabel_lama TO nama_tabel_baru;
Perintah DML memungkinkan pengguna untuk menambahkan, menghapus, memperbarui, dan mengambil data dari tabel-tabel dalam database.
Contoh Perintah DML:
* INSERT : Digunakan untuk menambahkan data baru ke dalam tabel.
* UPDATE : Digunakan untuk mengubah data yang sudah ada dalam tabel.
* DELETE : Digunakan untuk menghapus data dari tabel.
* SELECT : Digunakan untuk mengambil data dari tabel.
Contoh Penggunaan DML:*
*Menambahkan data pelanggan baru:
INSERT INTO customers (first_name, last_name, email)
VALUES ('John', 'Doe', 'johndoe@example.com');
*Memperbarui email pelanggan:
UPDATE customers
SET email = 'newemail@example.com'
WHERE customer_id = 1;
*Menghapus data pelanggan:*
DELETE FROM customers
WHERE customer_id = 2;
*Memilih data semua pelanggan:*
SELECT * FROM customers;
Manfaat DML:
- Memudahkan akses data:* DML memungkinkan pengguna untuk mengakses data dengan mudah dan cepat.
- Memperbarui data:* DML memungkinkan pengguna untuk memperbarui data dengan mudah dan akurat.
- Menghapus data:* DML memungkinkan pengguna untuk menghapus data yang tidak lagi dibutuhkan.
- Melakukan analisis data:* DML memungkinkan pengguna untuk mengambil data yang diperlukan untuk melakukan analisis data.
Kesimpulan:
DML adalah alat yang penting untuk memanipulasi data dalam database. Dengan DML, Anda dapat mengelola data dengan mudah dan efisien.
4. Apa perbedaan DDL dan DML?
DDL (Data Definition Language) dan DML (Data Manipulation Language) keduanya merupakan bagian penting dari SQL (Structured Query Language) yang digunakan untuk mengelola database, namun memiliki fungsi yang berbeda:
DDL (Data Definition Language):
Fokus : Mendefinisikan struktur database.
Fungsinya:
* Membuat objek database baru (misalnya: tabel, view, indeks).
* Memodifikasi struktur objek database yang sudah ada.
* Menghapus objek database.
Contoh Perintah : CREATE, ALTER, DROP
Dampak pada Data : Tidak langsung mengubah data, melainkan definisi struktur dan objeknya.
Contoh Penggunaan : Membuat tabel baru untuk menyimpan data pelanggan, menambahkan kolom baru ke tabel, menghapus tabel.
DML (Data Manipulation Language) :
Fokus: Menmanipulasi data dalam database.
Fungsinya:
* Menambah data baru.
* Memperbarui data yang sudah ada.
* Menghapus data.
* Mengambil data untuk keperluan tertentu (misalnya: laporan, analisis).
Contoh Perintah: INSERT, UPDATE, DELETE, SELECT
Dampak pada Data: Langsung mengubah isi data dalam tabel.
Contoh Penggunaan: Menambahkan data pelanggan baru, mengubah alamat pelanggan, menghapus data produk yang sudah tidak dijual lagi, menampilkan daftar semua pelanggan.
Singkatnya :
DDL seperti membuat sketsa denah rumah: Anda menentukan ruangan apa saja yang ada, ukurannya, dan letaknya. Ini tidak langsung berhubungan dengan furnitur atau penghuni di dalamnya (data).
DML seperti mengatur isi rumah: Anda bisa menambah furnitur baru, menata ulang barang-barang, atau membersihkan barang yang tidak terpakai lagi. Ini berdampak langsung pada "isi" rumah (data).
5. Apa kegunaan dari trigger dan views?
Trigger dan view adalah fitur dalam database yang membantu mengelola dan mengakses data dengan lebih efisien. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda:
Trigger:
Kegunaan:
* Otomatisasi aksi: Trigger secara otomatis menjalankan aksi tertentu (misalnya: update, insert, delete) sebagai respon terhadap perubahan data pada tabel terkait.
* Memastikan konsistensi data: Trigger dapat digunakan untuk melakukan validasi data atau memperbarui data di tabel lain secara otomatis saat terjadi perubahan pada tabel utama. Hal ini membantu menjaga integritas dan konsistensi data.
* Meningkatkan keamanan data: Trigger dapat digunakan untuk mengimplementasikan logika keamanan tertentu, misalnya membatasi akses data atau mencatat perubahan data yang mencurigakan.
Contoh Penggunaan:
* Secara otomatis menghitung total biaya pesanan ketika ada perubahan pada item atau harga di tabel "pesanan".
* Memastikan alamat email yang dimasukkan selalu dalam format yang valid.
* Mencatat setiap perubahan pada tabel "akun pengguna" untuk keperluan audit.
View:
Kegunaan:
* Menyederhanakan akses data: View menyediakan sebuah "tampilan" virtual dari data yang berasal dari satu atau beberapa tabel dasar.
* Meningkatkan keamanan data: View dapat digunakan untuk membatasi akses ke data sensitif dengan hanya menampilkan kolom atau baris tertentu yang diperlukan pengguna.
* Menyederhanakan kueri data: View dapat menyederhanakan kueri yang kompleks dengan menyembunyikan logika penggabungan tabel dan perhitungan dari pengguna.
Contoh Penggunaan:
* Menampilkan hanya nama dan kota pelanggan dari tabel "pelanggan" untuk keperluan pemasaran.
* Menampilkan total penjualan per bulan dari gabungan tabel "pesanan" dan "produk".
* Menyediakan "tampilan" khusus untuk tim penjualan yang hanya menampilkan data produk yang masih tersedia.
Ringkasan:
Trigger: Bekerja "di balik layar", menjalankan aksi secara otomatis berdasarkan perubahan data.
View: Menyediakan "tampilan" data yang sudah disesuaikan kebutuhan pengguna.
Komentar
Posting Komentar